Sembilan Semar
SIAPAKAH yang percaya Semar itu benar-benar ada? Di dunia ini adakah
satu orang saja yang percaya betapa manusia yang buruk rupa,
membosankan, dan mulutnya berbusa dengan petuah itu sebenarnya memang
ada – cuma saja dia bersembunyi entah di mana? Semar memang ada
gambarnya. Ada wayang kulitnya. Ada pula pemain wayang orang yang
memerankannya. Semar itu seolah-olah memang ada, jadi nama toko emas,
cap batik, merek kecap, trade mark kaos oblong murahan, dan entah apa
lagi – tapi apakah ada orang yang bisa percaya Semar itu sebenarnya
memang berada di dekat-dekat kita saja? Tidak seorang pun di muka bumi
ini bahkan pernah bermimpi, bahwa Semar benar-benar ada. Sampai dia
muncul di tengah orang banyak di jalanan itu, mengacungkan telunjuknya
yang bergetar ke langit, dan mengeluarkan suara.

